Contact Information

Central Kalimantan,Indonesia

Simflitycom – Sebuah teknik closing sangatlah dibutuhkan dalam mendatangkan banyak calon pelanggan yang akan membeli produk anda.Namun,tentu saja hal ini tidaklah semudah membalik telapak tangan,anda harus mempelajarinya terlebih dahulu.

Sebagai seorang yang menerapkan bisnis secara online atau sering disebut olshop,tentu berhadapan dengan seorang customer bukanlah hal yang awam lagi untuk dikerjakan,bahkan hal tersebut selalu dilakukan setiap hari.

Namun,dalam melakukan penawaran promosi produk atau ketika berinteraksi kepada para customer,pasti saja tidak semuanya dapat berjalan dengan mulus,ada lika-liku permasalahan yang sering terjadi.Maka dari itu,anda sebagai seorang owner bisnis harus memiliki langkah atau sebuah teknik yang mantap,agar dapat membuat customer merasa nyaman dengan anda.

Untungnya,pada artikel kali ini kami akan memberikan beberapa tips teknik closing yang cukup ampuh dan dapat anda terapkan.

Serba-Serbi Jualan

serba-serbi-jualan

Dalam berjualan,tentu setiap orang memiliki tujuannya masing-masing.Mungkin ada yang ingin untuk mencukup kebutuhan sehari-hati atau bahkan ada yang agar bisa membeli apa yang mereka inginkan,semuanya kembali kepada masing-masing.

Dalam berjualan ini anda juga harus mengetahui apa sih goal yang akan anda dapatkan dari berjualan tersebut.Tidak lain tidak bukan goal yang harus anda raih dalam berjualan tersebut adalah closing.

Tanpa closing,maka produk anda berarti tidak ada penjualan sama sekali.Dan jika hal tersebut tidak pernah terjadi,berarti anda tidak pernah berhasil menjual produk yang selalu anda tawarkan di marketplace,sosial media,maupun website.

Alhasil,anda menjadi kebingungan dan pusing sendiri memikirkan bagaimana caranya agar produk yang anda tawarkan tersebut dapat terjadi closing,yang artinya produk yang telah anda tawarkan akan terjual kepada para calon pembeli.

Tentu saja anda sebagai owner atau seller tersebut,tidak ingin mengalami hal tersebut bukan?Maka dari itu,sebelum berjualan anda harus memahami terlebih dahulu cara berjualan yang benar dan cara agar cepat closing.

Mindset Berjualan

mindset-berjualan

Hal yang cukup penting untuk mendorong suksesnya menjalankan sebuah bisnis online adalah memiliki mindset yang baik dan benar.

Jikalau saja anda memiliki mindset yang salah pada tahap awal memulai saja,maka pada langkah-langkah selanjutnya akan menjadi lebih sulit untuk anda jalani,karena proses itu terkadang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Maka dari itu,tanamkan dari sekarang mindset yang benar bahkan sebelum anda memulai berjualan.Selain itu,jalankan semuanya dengan ikhlas dan sabar.

Berikut adalah mindset berjualan yang dapat anda terapkan:

1.Rezeki Itu Tidak akan Kemana Apalagi Tertukar

Inilah mindset yang selalu saya terapkan dalam memulai usaha apapun,dan hal ini nantinya akan mendorong anda untuk tetap bangkit bersemangat bekerja walaupun anda sedang down ketika menghadapi masalah.

Saya sebagai seorang muslim selalu percaya bahwa rezeki setiap orang itu sudah di atur oleh Allah,pasti setiap masing-masing itu sudah memiliki rezekinya,entah itu sedikit ataupun banyak.Yang pasti,rezeki tersebut tidak akan kemana apalagi tertukar.

Ketika anda merasa jualan produk anda tidak laku dan selalu berpikiran hal-hal negatif,itu berarti anda sudah tidak percaya dengan takdir yang sudah di berikan oleh Allah,sehingga jika hal tersebut selalu berterusan akan membuat rezeki anda tak kunjung datang.

Intinya sabar aja dulu,dan jangan lupa setiap usaha harus di iringi dengan do’a.Karena “usaha tanpa do’a itu sombong dan do’a tanpa usaha itu bohong“.

Yang penting anda sudah berdo’a dan berusaha,urusan pembeli itu biar sudah urusan Allah saja lagi yang mengatur.Anda sudah memaksimalkan semuanya,tinggal ikhtiar saja lagi dan jangan lupa untuk selalu bersikap baik kepada yang maha pemberi rezeki dan selalu husnudzon.

Pasang dulu pancingnya,urusan ikan biar Allah yang mendatangkan

2.Rezeki Setiap Orang itu Berbeda-beda

Jangan terlalu berharap hasil yang anda dapatkan akan selalu sama dengan jualan tetangga sebelah anda.Karena,pada hakikatnya rezeki setiap orang itu berbeda-beda,ada yang sedikit, sedang, dan ada juga yang banyak,itu semua sudah di atur.

Kalau gitu,berarti Allah itu pilih kasih dong?Eitss..jangan langsung berpikiran begitu ya,itu merupakan kesalahan yang fatal.

Percayalah,bahwa takdir yang sudah diberikan oleh Allah itu merupakan jalan terbaik yang diberikan untuk anda.Misalkan anda protes kok penghasilan saya sedikit dari kompetitor sebelah,padahal jualannya sama dan pembelinya juga sama banyak,tapi kompetitor mendapatkan keuntungan jauh lebih banyak.

Bisa jadi Allah memberikan anda rezeki sedikit,namun anda pandai mengatur keuangan, selalu merasa cukup, dan rajin bersedekah.

Sementara kompetitor anda yang mempunyai rezeki banyak,namun mereka tidak pernah merasa cukup, uang terasa habis sangat cepat karena selalu membeli barang yang tidak di perlukan, dan enggan untuk bersedekah.

Simple bukan?Intinya semuanya kembali pada masing-masing

Sebenarnya tidak ada orang yang miskin,hanya saja mereka terkadang tidak mensyukuri apa yang sudah di milikinya saat ini

3.Niatkan Jualan Karena Allah

  • Jualan agar cepat kaya (X)
  • Jualan agar bisa membeli mobil (X)
  • Jualan untuk kepentingan duniawi (X)
  • Jualan untuk duniawi & akhirat (✔)

Seringkali orang-orang salah meniatkan pada awal memulai,untuk apa mereka jualan ini?Banyak yang salah memiliki niat,hingga hasil yang ia dapatkan kurang berkah dan merasa selalu kurang dan kurang.

Sebisa mungkin bahkan harus,ketika memulai usaha niatkanlah karena Allah dan bukan karena lain apalagi urusan duniawi.Jadi,jika anda sudah meniatkan seperti itu,ketika anda memiliki masalah atau rugi besar,anda akan menerima dengan ikhlas dan lapang dada,serta terus melakukan evalusi.Karena,masalah datang pasti ada penyebabnya.

Percayalah,jika anda niat jualan hanya untuk kepentingan sendiri juga tidak akan berkah.Namun niatkan anda berjualan untuk dapat berbagi dan membantu orang-orang yang lebih susah dari anda yang cukup banyak di luaran sana.

Tahapan Berjualan

tahapan-berjualan

Setelah anda dapat mengerti dan sudah siap menerapkan hal-hal diatas,selanjutnya kita akan masuk bagaimana sih tahap step-by step berjualan itu.

Banyak orang yang sering tergiur ketika melihat sebuah iklan di YouTube, Facebook, ataupun di Instagram yang menjanjikan hasil yang memuaskan dalam waktu sekejap.Berbagai cara mereka gunakan untuk memikat perhatian para pemirsa agar dapat tertarik untuk memilih penawaran mereka.

Saya lebih menyarankan anda untuk tidak cepat tergiur dengan penawaran bisnis ataupun produk yang sering di iklankan oleh orang-orang di internet.Karena,penghasilan instan yang mereka katakan itu tidak semudah yang anda pikirkan,pasti ada syarat dan ketentuan berlaku.

Anda juga harus tahu,bahwa menjalankan sebuah bisnis offline maupun online itu tidaklah mudah seperti membalik telapak tangan.

Ada beberapa tahap berjualan yang harus anda ketahui,berikut tahap-tahapnya.

1.Mempersiapkan Produk

Tentu saja,sebelum anda dapat berjualan,yang pertama kali harus anda lakukan adalah mempersiapkan sebuah produk yang akan anda jual.

Produk ini terbagi menjadi dua,yang pertama ada produk digital dan produk fisik.Hal ini tergantung dari kemampuan atau keinginan anda sendiri ingin menjual produk apa.

Adapun produk digital yang dapat anda jual adalah sebagai berikut:

  • ebook
  • Software
  • Template
  • Plugin
  • Tools Online

Kalau untuk produk fisik,kemungkinan besar anda sudah mengetahui itu.

2.Promosi

Setelah anda sudah selesai membuat produk fisik atau digital dan sudah di launching,langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah membuat sebuah promosi untuk memasarkan produk anda tersebut.

Mengapa harus promosi?Karena orang-orang tidak akan tahu produk yang anda jual,jadi bagaimana orang ingin membelinya.Maka dari itu anda harus melakukan promosi dan tentunya pelanggan yang ingin anda promosikan merupakan pelanggan yang tertarget.

Sekarang ini,anda mungkin sangat beruntung karena sudah banyak media online yang dapat anda gunakan untuk memasarkan atau memasang iklan agar produk anda dapat di kenal oleh banyak orang.Contohnya adalah YouTube,Google,Instagram,Facebook,Twitter,dan lain-lain.

Selain itu,agar dapat terjadi penjualan produk yang anda tawarkan kepada calong pelanggan,memerlukan 4 kondisi yang lebih di kenal dengan konsep AIDA,artinya adalah sebagai berikut:

  • Attention – artinya anda harus membuat produk anda itu di lihat oleh konsumen,agar mereka tahu bahwa ada produk yang anda jual
  • Interest – artinya anda di haruskan untuk membuat konsumen itu tertarik dengan produk yang anda jual,anda bisa menjelaskan kelebihan dan manfaat produk yang anda jual
  • Desire – artinya anda harus mengedukasi konsumen untuk meyakinkan mereka bahwa produk yang anda jual tersebut penting untuk mereka miliki
  • Action – artinya anda telah berhasil menjual produk anda kepada konsumen,selamat!

3.Closing

Inilah tahap yang di tunggu-tunggu dan disukai oleh penjual,yang mana tahap closing ini adalah tahap akhir yang di lakukan dan diakhiri dengan sebuah transaksi,yang mana produk beralih tangan ke pembeli dan uang diserahkan ke penjual.

Tanpa closing,si penjual tidak ada pemasukan apa-apa karena produk yang dijualnya tidak ada terjual sama sekali.

Agar terjadinya closing,maka anda harus bisa melakukan hal-hal yang telah kita bahas diatas.Mungkin saja bisa tanpa melalui tahap promosi dan lainnya,tapi mungkin akan ribet dan susah sekali terjadi.

Karena pelanggan itu harus tahu pentinya produk dan manfaat dari produk,jadi anda harus bisa mempromosikan dan memberikan sedikit penjelasan atau edukasi kepada konsumen,agar mereka dapat tertarik untuk membeli produk anda.

4.Follow Up

Seperti yang telah saya katakan di awal tadi,tidak selamnya bisnis atau usaha yang anda jalankan itu dapat berjalan dengan mulus,tentu ada lika-liku yang harus anda hadapi.

Follow up ini dapat anda lakukan ketika ada konsumen yang selalu bertanya-tanya tentang produk yang anda jual,namun ujung-ujungnya mereka tidak jadi beli karena hanya ingin kepo saja.

Stop!jangan langsung marah-marah dulu dengan mereka.Karena kita tidak tahu apa yang sedang konsumen inginkan atau mereka sedang ada masalah yang membuat mereka menunda atau membatalkan untuk membeli produk anda.

Anda dapat menanyakan terlebih dahulu kepada mereka dengan perlahan dan tetap ramah,mungkin juga mereka bisa lupa.

Maka dari itu,jangan langsung berpikiran negatif ketika ada pelanggan yang banyak tanya,ujung-ujungnya gak jadi beli.Namun jangan juga terlalu polos,ya semuanya tetap di sesuaikan.

Apa Itu Closing?

apa-itu-closing

Sebelumnya mungkin anda ada yang belum tahu apa itu closing?

Closing adalah sebuah tindakan akhir atau sebuah aktivitas deal yang telah di sepakati antara penjual dan juga pembeli,di akhiri dengan transaksi agar produk yang telah di sepakati dapat terjual kepada si pembeli tersebut.

Bagi anda yang berjualan online ataupun olshop,teknik ini cukup penting untuk anda pelajari.Tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk meningkatkan nilai penjualan produk anda kepada para customer yang memang membutuhkan produk anda.

Karena tidak sedikit juga diluaran sana para olshop yang merasa down,karena tidak ada penjualan sama sekali dan merasa kalah saingan dengan kompetitor.

17 Teknik Closing Ampuh

teknik-closing-ampuh

Sekarang kita akan masuk ke inti dari materi yang ada di pembahasan kali ini.

Kemungkinan besar anda sudah ada yang tahu beberapa teknik closing ini,namun mungkin ada beberapa yang berbeda tipis.

Berikut adalah 20 teknik closing ampuh yang dapat anda terapkan:

1.Buat Customer Berkata Ya

Kata mentor saya yang ahli dalam bidang ini,buatlah customer selalu berkata “Ya“.

Buatlah customer atau konsumen itu selalu berkata Ya ketika anda memberikan mereka pertanyaan atau lain sebagainya,walaupun hanya dalam hati.

Suguhkan mereka dengan beberapa pertanyaan yang dapat mengundang perhatian mereka dan selalu buat mereka berkata Ya dan Ya.

Perkataan Ya tersebut nantinya akan membentuk sebuah pola pikir yang baik.Bahkan ada penelitian yang menunjukan bahwa di perlukan jawaban Ya sebanyak 3-8 kali untuk membentuk sebuah pola tersebut.

Namun,bukan berarti pembeli harus berkata Ya sebanyak-banyaknya,karena ini tentu akan membuat suasana menjadi boring atau bosan juga.Jadi,sebisa mungkin anda juga memberikan pertanyaan lainnya yang masih cocok dengan pembahasan dengan pembeli.

2.3 In 1

Ketika ada customer yang menanyakan produk anda,itu berarti ia membutuhkan produk tersebut.Ya jarang-jarang lah jika orang menanyakan produk itu hanya untuk iseng-iseng saja tanpa ada niat ingin membeli.

Nah 3 in 1 artinya “Berikan 3 keuntungan produk anda secara singkat dalam 1 penawaran saja“.

Berikut adalah beberapa contohnya:

  • “Ebook berkualitas ini akan membantu anda meningkatkan branding milik anda,memberikan cuan lebih besar,dan harga yang lebih murah dari kompetitor lain”
  • “Setelah anda join kelas online saya,anda akan mendapatkan banyak benefit seperti menghasilkan ratusan juta perbulan,membuka lowongan sendiri,dan membuat kelas online sendiri”
  • “Belilah minuman detox ini,karena minuman ini dapat menurunkan badan dalam 1 bulan,tanpa efek samping,dan lebih nyaman di bawa kemana-mana”

Itu tadi adalah beberapa contoh 3 in 1,yaitu memberikan sebuah keuntungan dalam 1 penawaran kepada orang yang ingin membeli produk anda.

Namun,dalam hal ini anda harus lebih hati-hati lagi.Anda tidak boleh memberikan keuntungan yang bersifat MENIPU! Karena ini merupakan kesalahan yang sangat fatal dan membuat orang tidak akan percaya lagi untuk membeli produk dari anda.

Misalkan saja seperti minuman detox,anda memberikan keuntungan seperti “Minuman detox ini dapat membuat perut ramping dalam 3 hari“, nah pernyataan tersebut sangat menipu bukan,karena tidak akan mungkin dalam 3 hari bisa membuat perut ramping jika tidak di iringi dengan olahraga dan diet.

3.Sekarang atau Tidak Sama Sekali

Anda sebagai penjual,harus bisa dan berani mengatakan hal ini.

Adapun action ini di beritahukan kepada pelanggan agar mereka segera melakukan transfer atau pembelian terhadap produk yang anda jual.Apalagi kepada pembeli yang selalu menunda-nunda pembelian,maka ini merupakan teknik yang dapat anda terapkan.

Misalkan saja anda mendapatkan pembeli yang cukup ruwet,ia sudah menunda-nunda pembelian selama 3 hari,dan alasanya tidak begitu meyakinkan dan membuat anda terlalu lama menunggu.

Berikut adalah beberapa action yang dapat anda lakukan:

  • “Maaf kak,diskonnya hanya berlaku hari ini dan besok akan kembali harga normal,mohon gunakan kesempatan emas ini 😊”
  • “Mohon maaf kak,ini jadi beli gak,soalnya produk kami stoknya sangat terbatas dan kemungkinan kami tidak akan restock lagi”
  • Jadi beli kak,kebetulan promo ini hanya khusus untuk kakak saja dan ini merupakan keberuntungan sekali dan sangat rugi sekali jika di lewatkan

Itulah beberapa action yang dapat anda lakukan,terlebih jika pembeli yang suke berbelit-beli.

Namun dalam hal ini anda harus tetap fokus dalam satu hal,yaitu tidak boleh ada amarah atau emosi sedikitpun.Tetaplah bercakap dengan mereka dengan ramah dan santun,andaikan mereka tidak membelipun jangan langsung emosi mengambil keputusan,karena itu akan merusak komunikasi anda saja nantinya.

4.Tambahkan Bonus

Siapa sih yang gak suka bonus,kita saja kalo belanja di tawarin bonus pasti akan langsung membeli bukan?

Bonus merupakan salah satu yang cukup ampuh agar cepat terjadinya closing,ini juga dapat membantu anda meningkatkan nilai penjualan anda secara cepat.

Sekarang ini memberikan bonus kepada pembeli,terlebih kepada pelanggan setia yang selalu membeli produk anda bukanlah hal yang awam lagi.Bahkan sudah menjadi kebiasaan agar mendapatkan lebih banyak penjualan.

Berikut adalah contoh kalimat bonus yang dapat anda lakukan:

  • “Kalau kakak transfer hari ini,saya akan memberikan gratis 1 pcs kaos premium dari brand milik kami”
  • “Kalau kakak ikut join kelas online saya,maka kakak akan mendapatkan 13 produk digital terbaik dengan total nilai aset 30juta rupiah dan dapat kaka dapatkan secara gratis dengan membeli produk kami”
  • “Pembelian minimum 3x,maka kakak akan mendapatkan potongan ongkir hingga 50% dan akan terus meningkat jika kakak sering berbelanja di tempat kami”

Jika anda masih ragu dengan hal ini,coba bayangkan saja bagaimana jika anda sebagai posisi seorang pembeli yang sedang membutuhkan suatu produk,dan untungnya penjual menawarkan bonus.Tentu anda sebagi pembeli langsung mengambil kesempatan tersebut.

5.Harga Coret

Tentukan harga asli dan harga coret yang anda inginkan.

Jika anda belum paham dan belum pernah melihat,tampilkan dulu harga aslinya kemudian anda coret dan menjadi diskon misalkan 50% dari harga aslinya.

Berikut adalah contohnya

contoh-harga-coret

Bahkan,banyak yang mengungkapkan,dengan teknik ini dapat membuat anda cepat closing karena pelanggan sangat tertarik dengan harga coret yang di tampilkan.

Hal ini di karenakan tidak semua peminat itu memiliki uang banyak,pasti ada yang memiliki budget terbatas tentunya.Kemungkinan ada orang yang ingin membeli namun tidak cukup uangnya.Maka dari itu di berikanlah harga coret tersebut.

6.Pujian

Siapa sih yang gak senang di puji.

Namun bukan berarti disini pujian yang terlalu berlebihan sehingga membuat orang merasa ini adalah hanya tipuan belaka.Akan tetapi,pujian sewajarnya saja yang kira-kira masih dapat masuk akal oleh pikiran.

Contoh kalimatnya adalah sebagai berikut:

  • “Bajunya fresh banget sama badannya kak,ini bisa bikin kakak pede mau pergi kemana-mana”
  • “Mobilnya sangat cocok untuk bapak gunakan kemana saja,apalagi ditambah penampilan bapak yang sangat kece ini”
  • “Bapak sangat ahli dalam bidang desain,apalagi jika bapak belajar programing di kelas online kami,keluarga bapak pasti akan lebih senang”

Intinya,pujilah customer atau calon pembeli sewajarnya saja dan jangan terlalu berlebihan,karena nantinya bukan di anggap memuji,malah dikira menghina.

Dengan teknik ini,anda diharapkan akan lebh cepat terjadinya closing pada produk anda.

7.Perbandingan Harga

Setiap jualan itu pasti ada saja saingannya,usaha apa sih yang gak ada saingannya?Kalau memang ada,nanti silahkan tulis di kolom komentar ya.

Nah karena setiap usaha tentu ada kompetitor yang lain,yang jualannya sama dengan anda,maka yang harus anda lakukan adalah bukan menjatuhkan dan mengusir kompetitor tersebut,itu salah besar.

Salah satu hal yang dapat anda lakukan adalah melakukan perbandingan harga dengan kompetitor yang jualannya sama dengan milik anda.

Berikut adalah contoh kalimatnya:

  • “Ini sudah harga termurah bu,kalo gak percaya ibu bisa cek harga di tempat lain yang menjual produk ini juga.Namun,bukan berarti kami menjual murah ini tidak berkualitas ya bu,ini bisa kami jual murah karena kami langsung mengambil dari pabrik sendiri,sedangkan di tempat lain mereka hanya reseller dari produk ini.Ibu bisa pertimbangkan dulu jika masih ragu”
  • “Kami sudah memberikan diskon pada produk kami bu,ditambah lagi potongan ongkir yang kami berikan,kami jamin ibu gak bisa lagi menemukan diskon dan free ongkir ini bu.Mungkin ibu bisa menemukan harga yang lebih murah di tempat lain,namun kami tidak berani menjamin produk tersebut original atau tidak bu”

Kalimat-kalimat tersebut sudah sering di gunakan,khususnya bagi anda yang menjual produk digital maupun produk fisik.

Tidak dapat dipungkiri jika kompetitor produk yang kamu jual itu sudah tersebar di berbagai daerah.Anda pasti akan lebih sulit lagi untuk mendapatkan closing yang banyak.Maka dari itu,anda harus lebih melakukan hal yang extra lagi untuk dapat bersaing dengan kompetitor.

8.Terlihat Murah

Ini merupakan salah satu teknik yang di terapkan,jika pembeli tersebut memang adalah orang yang perhitungan,maksudnya adalah jika satu rupiah saja keluar dari dompetnya,maka ia harus menghitung-hitung terlebih dahulu.

Berikut adalah contoh kalimatnya:

  • “Hanya dengan 3.500.000/bulan, anda sudah bisa mendapatkan rumah yang selama ini anda mimpikan”
  • “Cukup dengan 40.000/minggu, anda sudah bisa menikmati menu yang spesial yang tersedia”

Teknik ini harus anda terapkan jika pembelinya adalah orang seperti yang telah saya jelaskan diatas,yaitu orang yang perhitungan.

Orang seperti itu walaupun hanya seribu rupiah saja yang harus dikeluarkan,ia akan tetap melakukan perhitungan dan teras berat mengeluarkan uang selembar tersebut.

Jadi,anda akan susah closing jika mendapatkan pelanggan seperti ini,dan tidak menerapkan hal ini.

9.Empati

Terkadang masih ada rasa canggung atau ragu di hati customer untuk membeli produk anda.

Jika ada customer yang sudah bertanya-tanya tentang produk anda namun masih ragu,maka anda dapat menerapkan teknik ini agar dapat terjadinya closing.

Cobalah anda berikan pernyataan bahwa anda juga pernah berada di posisi mereka.Yakinkan bahwa mereka sangat memerlukan produk yang anda jual.

Berikut adalah contoh kalimatnya:

  • “Saya paham dengan apa yang bapak rasakan,dulu saya juga begitu sama seperti bapak,namun setelah saya join dengan kelas online ini,saya sekarang dapat menghasilkan uang setiap bulannya”
  • “Dulunya saya juga gak percaya bahwa produk ini dapat menurunkan badan dalam 2 bulan dengan program teratur.Akan tetapi,setelah saya mencoba membeli dan mengikuti program tersebut,tidak sempat 2 bulan timbangan saya langsung turun 8kg.Anda bisa mencobanya sendiri dan tentunya harus mengikuti program yang di sediakan”

Intinya,customer yang merasa ragu itu harus selalu anda yakinkan.Dan tentunya anda juga harus memang membuktikan,bahwa anda sudah merasakan benefit dan manfaat dari produk yang anda tawarkan tersebut.

10.Eksklusif

Teknik ini dapat anda gunakan juga jika anda bertemu dengan customer yang belum yakin dengan penawaran yang anda berikan.

Biasanya,mereka akan selalu meminta kepastian tentang penawaran yang pernah anda katakan.Perlu diketahui,bahwa teknik ini sering juga di lakukan ketika mendapatkan sifat customer seperti itu.

Jika tidak anda lakukan tindakan apapun,kemungkinan tidak akan terjadi closing pada produk anda.

Berikut adalah contoh kalimatnya:

  • “Produk ini sangat terbatas sekali,jadi gunakan kesempatan membelinya”
  • “Mohon maaf,produk ini hanya tersedia 3 buah saja dan perdana rilis,jadi mohon maaf jika ada yang lebih dulu beli,saya jual”

Jadi anda sebisa mungkin untuk membuat pelanggan merasa resah dan tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan mereka untuk mendapatkan produk yang mereka inginkan dari anda.

11.Bridging atau Menghubungkan

Teknik ini di gunakan untuk mengarahkan pelanggan agar langsung memilih produk yang mereka inginkan.

Kemungkinan teknik ini memiliki kesamaan dengan teknik sebelumnya.

Namun perbedaan yang ada adalah anda persilahkan dahulu para customer untuk memilih sepuasnya produk apa yang mereka inginkan.Dan ketika mereka sudah memilih,anda dapat berbicara sambil menunjukan kepada mereka bahwa produk itu cocok untuk mereka.

Namun,teknik ini lebih ditujukan kepada anda yang memiliki usaha toko fisik,seperti menjual pakaian,butik,dan lain-lain.

Jadi,judulnya sebagai penghubung atau jembatan.Ya anda hanya sebagai seorang penghubung untuk memberikan solusi cocok atau tidaknya produk tersebut dengan pelanggan

12.Buat Candaan

Customer tidak bisa jika anda selalu ajak dalam suasana yang serius,apalagi jika customer itu sedang dalam keadaan yang tidak nyaman.

Maka dari itu,walaupun anda membuat suasana menjadi gembira karena tertawa,namun target anda tetap untuk membuat pelanggan merasa senang dan akhirnya bisa closing dengan cepat.

Cobalah sambil melakukan penawaran,anda dapat membuat mereka tertawa dengan sedikit tambahan penjelasan anda yang menghibur,sehingga mereka suka ketika mendapatkan penawaran dari anda tentang produk apapun itu.

13.Teknik Jika, Maka

2 kalimat tersebut dapat memancing customer yang sudah kebelet ingin membeli produk anda,namun masih ada bimbang dalam hatinya ingin membeli atau tidak.

Jika anda mendapatkan calon pembeli seperti itu,maka ada baiknya jika anda gunakan teknik ini,supaya dapat lebih meyakinkan customer bahwa produk ini bagus dan penting untuk mereka miliki.

Contoh kalimatnya adalah sebagai berikut:

  • “Jika anda tidak membeli produk ini hari ini juga,maka kemungkinan besar besok anda harus mengeluarkan biaya yang lebih besar untuk membelinya”
  • “Jika anda tidak membeli produk ini sekarang,maka siap-siap anda akan jauh ketinggalan dan kalah saing dengan kompetitor lainnya”

Dengan adanya kalimat yang cukup meyakinkan tersebut,maka mereka akan semakin yakin dan tidak ragu lagi untuk membeli produk anda.

Dengan begitu,anda dapat closing secara cepat dan mudah.

14.Testimoni

Pernah gak,ketika anda melihat akun olshop di Instagram biasanya,ada banyak testimoni tertera di bagian sorotan akun mereka?

Ini adalah contohnya

testimoni-instagram

Sorotan kumpulan testimoni tersebut dapat membuat customer itu lebih mempercayai,bahwa produk yang anda jual tersebut adalah asli atau anda adalah seller yang terpercaya.

Sayangnya juga sekarang ini banyak oknum yang tidak bertanggung jawab,mereka membuat testimoni buatan/palsu,sehingga mereka sebenarnya adalah penipu yang berpura-pura menjadi olshop di media sosial,khususnya di Instagram.

15.COD (Cash On Delivery)

Nah,ini merupakan salah satu cara yang dapat anda terapkan untuk mencegah hal sebelumnya,yaitu ketidakpercayaan customer terhadap keaslian seller anda dan produk anda.

Di karenakan sekarang ini banyak oknum penipu yang berpura-pura menjadi olshop di media sosial,akhirnya membuat para customer itu lebih berhati-hati dan terkadang takut jika mereka melakukan transfer secara manual.

Selain itu,anda bisa membuat kalimat-kalimat yang membuat customer meningkatkan kepercayaan mereka,contoh kalimatnya bisa sebagai berikut:

  • “Jangan khawatir kak,kami adalah seller asli terpercaya.Jika kakak masih ragu,kakak dapat membeli produk kami jika produk sudah sampai di rumah (COD),jadi kakak tidak akan khawatir lagi barang tidak sampai atau palsu”

Intinya,anda harus berani menerapkan sistem COD ini karena sekarang ini sudah maraknya kasus penipuan belanja online,yang membuat customer tidak percaya lagi untuk melakukan transfer/pembelian.

Alhasil,anda akan jauh lebih susah closing jika tidak menerapkan teknik ini.

16.Desain Produk Berkualitas

Tampilan desain untuk promosi produk anda di internet itu harus tampil elegan dan profesional,sehingga customer itu lebih tertarik untuk membeli.

Sebisa mungkin,anda membuat desain berkualitas sesuai standar yang ada sekarang ini.Apalagi jika anda memiliki kompetitor yang cukup banyak,maka cara ini dapat anda terapkan sebagai nilai tambah branding produk yang anda miliki.

Namun,biasanya untuk membuat desain berkualitas ini membutuhkan menyewa jasa para freelancer,yang mana biayanya tidak bisa di katakan murah alias mahal sekali.

Anda tenang saja,karena sekarang ini teknologi semakin canggih,jadi anda bisa membuat desain itu sendiri tanpa menggunakan jasa orang lain.

Disini,saya akan merekomendasikan anda untuk menggunakan template desain,namanya adalah “Levidio The Feed“.

levidio-the-feed

Levidio ini adalah sebuah template power point,yang menyediakan ribuan aset desain grafis dan juga video animasi,dapat digunakan dan diedit hanya menggunakan Power Point saja.

Maka dari itu,anda tidak perlu menggunakan jasa para freelancer lagi untuk membuat desain berkualitas untuk produk anda agar cepat terjadinya closing.

Eitss,jangan lupa gunakan kupon “SIMFLITY” ya pada saat checkout biar dapat potongan harga 50%.

17.Menggunakan Marketplace

Nah,teknik terakhir adalah mengandalkan marketplace sebagai tempat alternatif anda,jika anda ingin bisnis jualan anda lebih cepat di kenal banyak pelanggan dan terus closing.

Pada dasarnya,jika kita lihat sekarang ini di toko online yang ada di marketplace,kebanyakan rata-rata mereka tidak terlalu banyak berbicara kepada pelanggan,yang mana ketika pelanggan tertarik dan stok yang diinginkan tersedia,mereka langsung melakukan checkout dan melakukan pembayaran.

Hal ini dikarenakan,menggunakan marketplace ini di jamin terpercaya karena ada pihak ketika,kemudian sistem pembayaran yang banyak,gratis ongkir,navigasi label stok yang mudah,dan lain-lain.

Faktor tersebutlah yang membuat terkadang orang-orang itu lebih nyaman berbelanja online di marketplace,seperti Shopee,Tokopedia,dan lain-lain.

Berikut adalah video tips closing dari Rico Huang.

Kesimpulan

Nah itu tadi adalah beberapa penjelasan tentang teknik closing yang dapat kami berikan kepada pembaca sekalian.

Teknik-teknik tersebut sekarang ini sudah banyak dan sering sekali digunakan oleh para olshop maupun pebisnis lainnya.Maka dari itu,jika anda juga adalah seorang olshop atau punya jualan online,ada baiknya jika anda menerapkan hal-hal tersebut.

Jangan lupa untuk meninggalkan komentar di bawah tentang pendapat anda pada materi artikel ini,siapa tahu kita dapat berdiskusi untuk saling sharing dan menambah ilmu yang bermanfaat lainnya.

Mungkin itu saja yang dapat kami sampaikan,jika anda menemukan ada link yang rusak atau ada kesalahan kata,mohon untuk segera menghubungi kami di halaman “hubungi-kami”.

Terima kasih,

Wassalam.

Share:

Seorang Internet Marketer & Freelancer Motion Designer yang Ingin Berbagi Ilmu Pengetahuan dan Pengalaman Sambil Belajar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *